Bondowoso – SMAN 1 Tenggarang mengadakan Pelatihan Literasi dan Bedah Buku selama dua hari, pada 25–26 Januari 2025. Kegiatan ini bertujuan membentuk tim penggerak literasi di kalangan siswa, meningkatkan kemampuan literasi melalui bedah buku, dan memilih duta literasi sekolah dari duta literasi kelas.
Sebanyak 38 siswa, terdiri dari satu putra dan satu putri dari setiap kelas, berpartisipasi dalam kegiatan ini. Acara dibuka oleh Kepala SMAN 1 Tenggarang, Bapak Priyanto, S.Pd., M.Pd., yang menyampaikan bahwa sekolah mendukung penuh program literasi ini. “Kami berharap kegiatan ini dapat menghasilkan karya nyata sebagai wujud produktivitas siswa di bidang literasi,” ujarnya dalam sambutannya.

Pelatihan ini menghadirkan Bapak Mohammad Hairul, M.Pd., seorang instruktur nasional literasi sekaligus trainer kepenulisan kreatif dan ilmiah. Dalam materinya, beliau menekankan pentingnya kesadaran literasi di kalangan siswa dan menggerakkan budaya literasi di sekolah. Peserta juga dibimbing untuk mendalami strategi membaca kritis, menulis kreatif, dan mempraktikkan bedah buku guna memperkaya wawasan literasi mereka.
Hari pertama kegiatan diawali dengan pembukaan yang dihadiri oleh kepala sekolah dan para wakil kepala sekolah. Pada hari kedua, peserta aktif mengikuti sesi praktik literasi dan diskusi bedah buku.

Pada kegiatan bedah buku, peserta diajak untuk membahas mental health pada buku Filosofi Teras karya Henry Manampiring. Buku yang dinilai oleh pemateri relevan dengan kondisi Generasi Z ini dibahas sesuai porsi pemahaman peserta. Peserta yang notabene masih duduk di bangku SMA diajak untuk menahami kondisi diri, apa yang di luar kendali diri, dan apa yang ada dalam kendali diri.
Bapak Mohammad Hairul, M.Pd. menekankan bahwa melalui bedah buku Filosofi Teras ini, diharapkan peserta dapat lebih tenang dan dapat mengatasi kecemasannya. Apapun masalah yang dihadapi mereka dapat membuat keputusan yang tepat dan bijak.

Peserta pun antusias dalam kegiatan bedah buku ini karena isi buku yang relevan dengan kondisi mereka. Kegiatan bedah buku kemudian dilanjutkan dengan menulis resensi yang nantinya akan dialihwahanakan menjadi video reviu atau ulasan. Kegiatan yang berlangsung 2 hari ini ditutup oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Ibu Wiwik Hariyatik, S.Pd., M.Pd. (jai)
