SMASGA — Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan SMA Negeri 1 Tenggarang untuk memperkuat pembinaan karakter religius siswa melalui kegiatan Pesantren Ramadan yang diselenggarakan selama tiga hari, yakni pada 4–6 Maret 2026. Kegiatan ini dirancang sebagai ruang pembelajaran spiritual sekaligus sarana menumbuhkan kepedulian sosial di kalangan peserta didik.
Berbeda dari kegiatan pembinaan keagamaan pada umumnya, Pesantren Ramadan tahun ini melibatkan kolaborasi dengan sejumlah perguruan tinggi dan instansi keagamaan. Para narasumber hadir memberikan materi yang memperkaya wawasan keislaman siswa serta mendorong mereka untuk mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.

Beberapa pemateri yang turut berkontribusi dalam kegiatan tersebut antara lain:
- Ustadz Muhalli Isfi, M.Pd.I dari STAI Togo Ambarsari
- Ustadzah Kurnia Astutik, M.Pd dari IAI At-Taqwa Bondowoso
- Muhammad Sulaiman, S.Ag, Kepala KUA Kecamatan Tenggarang dari Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso
- Ibu Kamilatul Badriyah, S.Ag., M.Pd.I, pemateri dari internal SMA Negeri 1 Tenggarang
Selama pelaksanaan kegiatan, para siswa mengikuti rangkaian agenda yang bernuansa religius. Setiap pagi kegiatan diawali dengan salat Dhuha berjamaah, dilanjutkan dengan kajian keagamaan yang disampaikan oleh para pemateri. Materi yang diberikan tidak hanya membahas aspek keilmuan agama, tetapi juga menekankan pentingnya pembentukan akhlak, penguatan iman, serta implementasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan remaja.

Rangkaian kegiatan harian kemudian ditutup dengan salat Zuhur berjamaah, yang menjadi momen untuk memperkuat kebersamaan sekaligus memperdalam suasana spiritual di lingkungan sekolah.
Sebagai penutup rangkaian Pesantren Ramadan, panitia menggelar kegiatan sosial bertajuk “SMASGA Berbagi”. Dalam kegiatan tersebut, keluarga besar SMA Negeri 1 Tenggarang menyalurkan bantuan kepada Yayasan Al Fitroh dan Yayasan Yarhima.

Kunjungan tersebut disambut dengan penuh kehangatan oleh para pengasuh yayasan. Keceriaan juga tampak dari para santri dan anak asuh yang menerima bantuan. Interaksi antara siswa dan anak-anak yayasan menciptakan suasana penuh keakraban yang memberikan pengalaman berharga bagi para peserta.
Ketua pelaksana kegiatan Pesantren Ramadan, Zamilul Mas’ad, M.Pd.I, menuturkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana pembinaan karakter bagi para siswa, tidak hanya dari sisi spiritual tetapi juga sosial.

“Kami berharap kegiatan Pesantren Ramadan ini mampu memberikan pengalaman yang bermakna bagi siswa. Selain menambah wawasan keagamaan, kegiatan ini juga menjadi media pembelajaran untuk menumbuhkan rasa empati dan semangat berbagi kepada sesama,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, SMA Negeri 1 Tenggarang berkomitmen untuk terus menanamkan nilai-nilai keimanan, ketakwaan, serta kepedulian sosial kepada para siswa, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
