Bondowoso — Prestasi akademik kembali ditorehkan oleh siswa SMAN 1 Tenggarang (SMASGA). Dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025, dua siswa berhasil meraih juara sekaligus melaju ke tingkat Provinsi Jawa Timur.
Hanifah Nur Islamia (XII D) sukses meraih Juara 1 bidang Ekonomi terintegrasi, sementara Maulana Nur Ramadhani (XII F) berhasil meraih Juara 2 bidang Matematika terintegrasi. Keduanya tampil gemilang meskipun harus menghadapi tantangan materi terintegrasi yang menuntut wawasan luas lintas disiplin ilmu.
Sebagai informasi, OMI 2025 merupakan ajang kompetisi sains dan riset nasional yang menggabungkan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Madrasah Young Researcher Supercamp (MYRES). Kompetisi ini diselenggarakan oleh Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag. OMI 2025 mengusung tema “Islam dan Teknologi Digital: Inovasi Sains untuk Generasi Indonesia Maju yang Berdaya Saing Global”, dengan tujuan meningkatkan inovasi, kreativitas, pola berpikir kritis, serta memperteguh akhlak mulia dan wawasan kebangsaan pelajar.
Rangkaian OMI 2025 dimulai dari sosialisasi, pendaftaran, dan uji coba pada Agustus, lalu berlanjut ke tingkat kabupaten pada 1–2 September 2025 yang diselenggarakan di MTsN 2 Bondowoso. Untuk jenjang SMA/MA, terdapat 6 bidang yang dilombakan, yaitu Matematika, Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi, dan Geografi terintegrasi. SMAN 1 Tenggarang mengikuti seluruh bidang melalui perwakilan siswa terbaiknya. Keberhasilan Hanifah dan Maulana menjadi bukti bahwa siswa SMASGA mampu bersaing dalam ajang bergengsi ini dan siap membawa nama baik sekolah ke tingkat lebih tinggi. (jai)


