Pramuka SMAN 1 Tenggarang Sukses Menggelar Penerimaan Tamu Ambalan 2025

Bondowoso – Gerakan Pramuka SMAN 1 Tenggarang sukses melaksanakan Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) 2025 pada 8-9 Agustus 2025 lalu. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik kelas X dan berlangsung selama dua hari penuh dengan berbagai rangkaian acara yang bertujuan menanamkan nilai kedisiplinan, kepemimpinan, dan kebersamaan.

Acara dibuka pada hari Jumat, 8 Agustus 2025 pukul 11.00 WIB dengan check-in peserta, dilanjutkan sholat Jumat berjamaah, dan persiapan berkemah. Siang hari, peserta mengikuti Dialog Penegak bersama para kakak pembina ambalan. Sore hingga malam hari diisi dengan giat pribadi, sholat berjamaah, Api Unggun dan Malam Sasana Asto, pelantikan laksana oleh Kak Mabigus, serta penampilan seni dari setiap kelas.

Memasuki hari kedua, Sabtu, 9 Agustus 2025, kegiatan dimulai dengan sholat subuh berjamaah, senam sehat, dan sarapan. Selanjutnya peserta mengikuti Materi Semaphore, Outbound, serta Parade Semaphore. Acara diakhiri dengan upacara penutupan, sholat ashar berjamaah, dan pembongkaran tenda.

Ibu Sukendah, S.Pd., selaku Pembina Pramuka SMAN 1 Tenggarang dan Ketua Pelaksana PTA 2025, menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki misi penting.

“Pada prinsipnya, kegiatan Penerimaan Tamu Ambalan 2025 ini bertujuan untuk mempersiapkan siswa menjadi pemimpin yang bertanggung jawab kepada diri sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara, serta kepada Tuhan Yang Maha Esa. Hal itu tertuang dalam tiga hal yang disebut tri bina, yaitu bina diri, bina satuan, dan bina masyarakat,” ujarnya.

Beliau menambahkan bahwa materi pembinaan meliputi seluruh aspek kehidupan—spiritual, emosional, sosial, intelektual, dan fisik—melalui pencapaian Syarat Kecakapan Umum (SKU).

“Kegiatan ini diawali dengan penerimaan tamu ambalan atau penerimaan calon penegak, yaitu peralihan dari penggalang ke penegak. Calon penegak adalah tamu ambalan yang secara sukarela menyatakan akan mematuhi peraturan dan adat ambalan, dan diterima oleh semua anggota ambalan. Perpindahan status ini dilaksanakan melalui upacara sederhana dan dialog pendidikan,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Gerakan Pramuka SMAN 1 Tenggarang berharap seluruh peserta mampu menghayati nilai-nilai kepramukaan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat. (jai)

Tinggalkan Balasan